Minggu, 01 April 2018

Menjelaskan Canggihnya Proses Teknologi CGI (Computer-Generated Imagery) Pada Film


Bagi kamu para penikmat film, terutama film action, pastinya kamu merasa sangat puas dan bahkan terpesona dengan efek yang ada di dalam film yang seakan akan hal tersebut benar-benar nyata terjadi. Tak jarang juga karena hal itu, kita jadi sering terbawa suasana yang ada di dalam film bahkan sampai tidak sadar kalau film yang ditayangkan cepat sekali berakhir.
Seperti contohnya saja jika kita menonton film The Avengers, pastinya kita sudah tahu di dalam film tersebut terdapat banyak sekali efek ledakan dang tembakan serta banyaknya monster-monster yang bertarung dengan para Superhero yang berusaha mati-matian untuk melindungi kota new york.
Tapi, pernahkah kamu berfikir bagaimana efek-efek yang ada di dalam film tersebut bisa terlihat begitu nyata? Untuk kamu yang belum tahu, di dalam dunia film sekarang ini, sudah banyak sekali yang menggunakan efek yang dinamakan dengan efek CGI dimana hal ini membantu produksi sebuah film hingga terlihat begitu nyata seperti asli.
Untuk itu, pada pembahasan kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang salah satu teknologi yang sudah memberikan banyak perubahan dalam industri perfilman, yaitu Teknologi CGI. Silahkan simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian CGI






Sebagai hal dasar, sangat penting bagi kita untuk mengetahui lebih dulu mengenai pengertian dari CGI ini. CGI adalah singkatan dari Computer Generated Image yang merupakan penerapan bidang komputer grafis, atau lebih khusus grafis 3D komputer untuk efek khusus dalam film, program televisi, commercials, simulators dan simulasi umumnya, dan media cetak.
Video game biasanya menggunakan real-time komputer grafis (jarang disebut sebagai CGI), tetapi juga termasuk diberikan “pemotongan adegan” dan intro film yang dimana itu akan menjadi ciri khas dari aplikasi CGI. Ini juga kadang-kadang disebut sebagai FMV (Full motion video).
CGI digunakan untuk efek visual komputer karena efek yang dihasilkan akan lebih terkontrol dibandingkan lainnya berdasarkan proses fisik, seperti membangun miniatures untuk efek gambar atau mempekerjakan tambahan untuk adegan keramaian, dan karena itu memungkinkan penciptaan gambar yang tidak layak menggunakan teknologi lain. Hal ini dapat juga mengizinkan seorang seniman atau produser untuk menghasilkan konten tanpa menggunakan aktor, dan juga pelayanan yang mahal.
Komputer seperti perangkat lunak 3ds Max, dan open source Blender, LightWave 3D, dan Maya Softimage AutoDesk digunakan untuk membuat gambar yang dihasilkan komputer untuk film, dan lain – lain. Penerimaan software CGI dan peningkatan kecepatan komputer telah diizinkan seseorang dan perusahaan-perusahaan kecil untuk menghasilkan sebuah profesional grade film, permainan, dan seni rupa dari rumah komputer.

Asal Usul Teknologi CGI



Tahun berikutnya, CGI digunakan untuk membuat efek khusus pada film Forrest Gump, yaitu ketika tokoh Gary Sinise memerankan tokoh Letnan Dan Taylor yang kehilangan kakinya saat berperang. Kaki asli dari Gary Sinise dihapus sehingga tokoh Letnan Dan Taylor benar-benar nampak tidak berkaki. Film ini juga berhasil memenangi 6 Piala Oscar, yang juga salah satunya adalah kategori Visual Effect.
Dengan berkembangnya teknologi komputer dan software, pada tahun-tahun berikutnya teknologi CGI 3D digunakan dengan lebih fantastis. Film-film box office yang tercatat menggunakan teknologi CGI ini adalah Terminator, Harry Potter, The Lord of the Rings, Spiderman, King Kong, The Dark Night, Iron Man, Transformers, dan The Curious Case of Benjamin Button.
CGI digunakan untuk efek visual komputer karena efek yang dihasilkan lebih dari dikontrol lainnya lebih berdasarkan proses fisik, seperti membangun miniatur untuk efek gambar atau menyewa tambahan untuk adegan keramaian, dan karena itu memungkinkan penciptaan gambar yang tidak layak menggunakan teknologi lain. Hal ini dapat juga mengizinkan satu seniman untuk menghasilkan konten tanpa penggunaan aktor, mahal menetapkan buah, atau props.
Perangkat lunak komputer seperti 3D Max, dan open source Blender, LightWave 3D, Maya dan Softimage AutoDesk digunakan untuk membuat gambar yang dihasilkan komputer untuk film, dll Recent CGI ketersediaan perangkat lunak dan peningkatan kecepatan komputer telah diizinkan seniman individu dan perusahaan-perusahaan kecil ke menghasilkan profesional grade film, permainan, dan seni rupa dari rumah komputer. Ini telah membawa tentang Internet subkultur anak sendiri dengan set global selebriti, clichés, teknis dan kosa kata. Simulators, khususnya penerbangan simulators, dan simulasi umumnya, membuat ekstensif penggunaan CGI teknik untuk mewakili Outside Dunia.

Tahun berikutnya, CGI digunakan untuk membuat efek khusus pada film Forrest Gump, yaitu ketika tokoh Gary Sinise memerankan tokoh Letnan Dan Taylor yang kehilangan kakinya saat berperang. Kaki asli dari Gary Sinise dihapus sehingga tokoh Letnan Dan Taylor benar-benar nampak tidak berkaki. Film ini juga berhasil memenangi 6 Piala Oscar, yang juga salah satunya adalah kategori Visual Effect.
Dengan berkembangnya teknologi komputer dan software, pada tahun-tahun berikutnya teknologi CGI 3D digunakan dengan lebih fantastis. Film-film box office yang tercatat menggunakan teknologi CGI ini adalah Terminator, Harry Potter, The Lord of the Rings, Spiderman, King Kong, The Dark Night, Iron Man, Transformers, dan The Curious Case of Benjamin Button.
CGI digunakan untuk efek visual komputer karena efek yang dihasilkan lebih dari dikontrol lainnya lebih berdasarkan proses fisik, seperti membangun miniatur untuk efek gambar atau menyewa tambahan untuk adegan keramaian, dan karena itu memungkinkan penciptaan gambar yang tidak layak menggunakan teknologi lain. Hal ini dapat juga mengizinkan satu seniman untuk menghasilkan konten tanpa penggunaan aktor, mahal menetapkan buah, atau props.
Perangkat lunak komputer seperti 3D Max, dan open source Blender, LightWave 3D, Maya dan Softimage AutoDesk digunakan untuk membuat gambar yang dihasilkan komputer untuk film, dll Recent CGI ketersediaan perangkat lunak dan peningkatan kecepatan komputer telah diizinkan seniman individu dan perusahaan-perusahaan kecil ke menghasilkan profesional grade film, permainan, dan seni rupa dari rumah komputer. Ini telah membawa tentang Internet subkultur anak sendiri dengan set global selebriti, clichés, teknis dan kosa kata. Simulators, khususnya penerbangan simulators, dan simulasi umumnya, membuat ekstensif penggunaan CGI teknik untuk mewakili Outside Dunia.

Alasan Penggunaan Teknologi CGI


Mungkin sebagian besar dari kita bertanya tanya, mengapa sih harus menggunakan teknologi cgi dalam sebuah film? Bisa dibilang, teknologi cgi merupakan sebuah teknologi masa depan yang kini telah menjadi sebuah kenyataan. Dulu, jika ingin membuat sebuah film, kita harus membuat genre yang benar-benar sesuai dengan realita. Tapi kini, dengan adanya teknologi cgi, banyak bermunculan genre film dan kebanyakan juga mengusung ke genre Fantasi dan juga Sci Fi.
Hampir seluruh industri film yang ada menggunakan teknologi cgi ini. Karena banyak yang diperoleh dari teknologi ini. Salah satunya adalah lebih mudah untuk merealisasikan keinginan atau imajinasi ke dalam bentuk visual yang lebih nyata.
Kita ambil contoh, tentunya kamu sudah menonton film Harry Potter bukan? Nah, dalam buku karangan dari J.K Rowling ini banyak sekali dijelaskan tentang keadaan dunia sihir. Dimana ada lukisan yang bergerak, koran yang hurufnya bergerak sendiri, sapu terbang, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan semua itu berhasil direalisasikan karena adanya teknologi cgi ini.
Jadi, alasan menggunakan teknologi cgi adalah karena dengan adanya efek dari teknologi ini, segala hal yang terlihat sulit untuk direalisasikan di kehidupan nyata, bisa menjadi benar-benar terjadi dengan adanya teknologi cgi ini. Jadi, secara tidak langsung, efek cgi ini berperan penting untuk mewujudkan imajinasi yang ada dalam sebuah cerita film.
Bagi kamu yang sempat mengikuti berita tentang bagaimana proses pembuatan film fast and furious 7 pasti pernah mendengar tentang teknologi CGI yang ada pada film tersebut kan. Tentang bagaimana proses memindahkan wajah sang aktor Paul Walker sehingga kita bisa melihatnya lagi di layar lebar.
Selain itu juga, kamu tentunya tahu tentang film Life Of Pi yang dimana film itu berisi adegan mengarungi lautan bersama dengan harimau yang merupakan hewan buas. Apakah kamu benar-benar berfikir bahwa film tersebut di produksi di tengah lautan bersama dengan harimau nyata? Tentu saja tidak, film tesebvut di produksi di sebuah aula besar dengan kain biru yang menutupi seluruh ruangan tersebut.
Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat proses pembuatan beberapa film terkenal yang menggunakan efek dari teknologi cgi.

Contoh Beberapa Film Yang Menerapkan Teknologi CGI

Di bawah ini adalah beberapa film yang menggunakan teknologi cgi dalam proses pembuatannya :
1. Beauty And The Beast

Film Beauty and the Beast versi live action yang tayang di Indonesia pada Maret lalu menjawab rasa penasaran para penggemar film Disney. Peran Emma Watson dan Dan Stevens benar-benar bisa menghidupkan karakter Belle dan Beast.
Kesuksesan film live action itu tentu nggak bisa dilepaskan dari efek Computer Generated Imagery (CGI) yang membuat film menjadi lebih nyata dinikmati dan menarik.
Dapat kita lihat sendiri, sang aktor pemeran Beast dalam film ini menggunakan kostum yang kelihatan agak sedikit aneh demi memenuhi ekspektasi yang nantinya akan dipoles sehingga menjadi karakter beast yang benar-benar nyata yang akan memanjakan mata kita saat menontonnya.
2. Doctor Strange

Kalau yang satu ini tidak mungkin kalau kamu tidak tahu. Film ini menceritakan tentang seorang dokter yang agak sombong dengan kemampuannya dalam menyembuhkan pasien. Namun semuanya berubah ketika dia mengalami kecelakaan mobil yang membuat tangannya menjadi tidak berhenti bergetar. Dan dari situ hidupnya berubah ketika dia belajar ilmu sihir dan menyelamatkan dunia.
Namun disamping kehebatan kekuatannya dan epiknya scene demi scene yang disajikan dalam film tersebut tidak terlepas dari penggunaan efek cgi. Hal itu dapat dilihat dari sederet proses pembuatannya yang tak terlepas dari latar hijau yang mengelilingi para aktor yang bermain di dalam film tersebut demi menciptakan efek luar biasa dari film tersebut.
3. The Avengers

Selanjutnya ada film Avengers yang membuat film dengan genre superhero menjadi begitu Hype di seluruh dunia. Film ini menyajikan pertarungan yang sangat epik demi menyelamatkan kota New York dan dunia agar tidak jatuh ke tangan Loki yang merupakan Dewa jahat serta adik dari Thor.
Dalam film The Avengers kita melihat banyak sekali scene ledakan dan monster-monster yang terus berdatangan. Seluruh adegan tersebut juga tak lepas dari yang namanya teknologi CGI. Untuk karakter Hulk sendiri, kita bisa melihat bagaimana keadaan Mark Ruffalo selaku aktor yang memerankan karakter tersebut menggunakan kostum yang agak besar dan sepertinya membuatnya kesusahan untuk bergerak.
Selain Mark Ruffalo, ada juga sang aktor dari Iron Man yaitu Robert Downey jr yang menggunakan kostum khusus yang nantinya akan diedit sedemikian rupa demi mewujudkan karakter manusia besi yang diperankannya. Dengan polesan teknologi CGI yang epik, film ini berhasil memukau semua orang di dunia yang menontonnya.
Itulah beberapa contoh dari sekian banyaknya film yang ada di dunia ini yang menggunakan efek CGI. Di era sekarang ini, Teknologi CGI diibaratkan sebagai nyawa dari sebuah film karena sangat membantu merealisasikan imajinasi dari pembuatnya.
Demikianlah artikel mengenai Teknologi CGI ini, semoga bisa menambah wawasan kita semua. Terima kasih sudah membaca.


Referensi




Jumat, 30 Maret 2018

Tugas ilmu budaya dasar


Puisi Untuk Ibu Tercinta

Suratan-Mu Tuhan..
Atas takdir seorang Ibu..
yang mengandung ku tuk sembilan bulan..
yang melahirkan ku dengan derita..
Nyawanya Ia pertaruhkan..
Demi aku yang lemah tak berdaya..

Maaf Ibu..
Jika hanya tangis yang dapat kuberikan untukmu..
Ketika pertama kali, kau tunjukkan aku dunia..
Maaf Ibu..
Jika kau harus terbangun di kegelapan malam..
Karena aku yang merengek kehausan..

Maafkan aku Ibu..
Anakmu ini, yang hanya bisa mengadu dan meminta..
Dan kau selalu memberi tanpa mengharapkan imbalan jasa..

Tuhan..
Dosakah diriku ini..
Yang selalu merepotkan Ibu..
Wanita bijaksana yang membesarkanku..
Mengajariku tentang arti kehidupan..
Dan Ibu yang senantiasa menjagaku tanpa lelah..
Dan takkan pernah menyerah.


Minggu, 18 Maret 2018


Proses Pembuatan Animasi

Ada dua proses pembuatan film animasi, di antaranya adalah secara konvensional dan digital. Proses secara konvensional sangat membutuhkan dana yang cukup mahal, sedangkan proses pembuatan digital cukup ringan. Sedangkan untuk hal perbaikan, proses digital lebih cepat dibandingkan dengan proses konvensional. Tom Cardon seorang animator yang pernah menangani animasi Hercules mengakui komputer cukup berperan. "Perbaikan secara konvensional untuk 1 kali revisi memakan waktu 2 hari sedangkan secara digital hanya memakan waktu berkisar antara 30-45 menit."[1] Dalam pengisian suara sebuah film dapat dilakukan sebelum atau sesudah filmnya selesai. Kebanyakan dubbing dilakukan saat film masih dalam proses, tetapi kadang-kadang seperti dalam animasi Jepang, sulih suara justru dilakukan setelah filmnya selesai dibuat.
Film animasi, atau biasa disingkat animasi saja, adalah film yang merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambaryang bergerak. Pada awal penemuannya, film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-"putar" sehingga muncul efek gambar bergerak. Dengan bantuan komputer dan grafika komputer, pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan cepat. Bahkan akhir-akhir ini lebih banyak bermunculan film animasi 3 dimensi daripada film animasi 2 dimensi.
Wayang kulit merupakan salah satu bentuk animasi tertua di dunia Bahkan ketika teknologi elektronik dan komputer belum diketemukan, pertunjukan wayang kulit telah memenuhi semua elemen animasi seperti layar, gambar bergerak, dialog dan ilustrasi musik.

Software Animasi Blender
Software animasi merupakan software atau perangkat yang digunakan untuk keperluan membuat animasi. Sring dengan kemajuan teknologi softwar ini semakin canggih dan tenntunya telah mengubah dunia animasi
Software animasi dibagi menjadi 2 jenis yaitu software animasi untuk 2D dan 3D. sekarang yang akan kita bahas tentang animasi 3D.

Blender merupakan suatu software untuk membuat suatu grafik 3D dari pembuatan objek 3D, pembuatan animasi 3D sampai game . Aplikasi pengolah grafis yang disdiakan scara gratis dan mudah digunakan baggi siapa saja yang ingin belajar 3D. jika kalian pernah menggunakan 3ds max, maka anda tidak akan kesulitan untuk menggunakan blnder karna tampilan dan tool yang disediakan hamper mirip dengan 3ds max.
Blender

Software blender tersedia untuk sebagian bsar flatfrom yang digunakan saat ini. anda dapat menjalankan software 3D ini di OS windows, MAC OS X , Linux


Spesifikasi yang diperlukan diantaranya :

·         32- bit dual core 2Ghz Cpu with SSE2 support
·         2 GB RAM
·         24 bits 1280 x 768 display
·         Mouse and trackpad
·         OpenGL compatible graphics card with 256 MB RAM

Blender sangat cocok digunakan oleh siapapun khususnya pengguna yang masih dalam level pemula dan menengah. Selain gratis tools yang disediakan juga sudah hamper menyamai 3ds Max.


Membuat Animasi Dengan Blender 3D
Kali ini saya akan menjelaskan langkah –langkah dalam membuat “Animasi Robot Berjalan” dengan menggunakan aplikasi blender yang saya dapatkan dari youtubeAplikasi Blender adalah aplikasi yang digunakan dalam pembuatan grafika Komputer 2D/3D terutama dalam pembuatan animasi.
Berikut langkah-langkah pembuatannya :
·         Buka aplikasi blender, berikut tampilan awal project :




·         *  Pada tampilan awal terlihat cube/ kubus, di sini cube akan menjadi kepala dari robot

·         *  Selanjutnya kita akan membuat badan robot, tarik kubus ke atas serah sumbu z, masuk ke edit          mode dan masuk ke face selection kemudian seleksi bagian bawah pada cube, Tekan E untuk tarik bagian yang terseleksi kedalam dan S untuk ukurannya, kemudian tekan E lagi dan tarik keluar sehingga terlihat seperti gambar berikut :


  • *  Sekarang kita akan membuat bagian tangan dan kaki pada robot, kita bagi dulu bagian pada tangan dan kaki dengan cara CTRL +  R dan Scroll ke atas/ bawah, setelah terbentuik bagian-bagian kita seleksi bagian yang akan dibuat, tekan E tarik kedalam kemudian E lagi tarik keluar sehingga terlihat seperti gambar di bawah ini :


·         *  Selanjutnya kita akan membuat mata pada robot, tekan Shift + A pilih Metaball dan pilih ball kemudian atur letaknya pada robot.
·         *  Sekarang kita akan membuat tulang agar robot bisa digerakkan, tekan Shif + A pilih Armature dan pilih Single Bone, Kemudian duplikat bone,dan atur letaknya di dalam object dan sesuaikan dengan bentuk object, agar bone terlihat ceklis X ray pada Object data, Sehingga terlihat seperti gambar :



·         *  Langkah selanjutnya adalah menggabungkan tulang-tulangnya, seleksi objek kemudian tekan Shift +E , setelah itu seleksi tulangnya CTRL + P dan pilih Armeture Deform.
·         * Setelah Objek dan tulang bergabung kita akan coba menggerakkan tangan objek, tapi sebelumnya kita seleksi tulang tangan pada Pose Mode, setelah itu CTRL + P dan pilih Armeture Deform, kemudian tekan R dan gerakkan tangan, jika berhasil objek tangan akan mengikuti gerakan tulang seperti gambar :



·        *  Langkah selanjutnya adalah mewarnai objek, kita akan memberi warna pada hijau object tapi sebelumnya kita seleksi dulu object menjadi face ,kemudian pilih material, new material dan pilih warna, hasilnya seperti gambar di bawah ini :



·         Selanjutnya kita akan membuat objek bergerak, buat objek seperti berjalan kemudian atur framenya di dopesheet kemudian jalankan, hasilnya seperti gambar di bawah ini :


    
 Referensi :





Minggu, 11 Maret 2018


Tugas 1
Pengantar Animasi & Design Grafis


A . HUBUNGAN ANIMASI DAN DESIGN GRAFIS


Desain grafis adalah proses untuk menciptakan tampilan sebuah publikasi, presentasi, atau di situs web yang menarik, dengan cara logis.




Animasi adalah gambar begerak berbentuk dari sekumpulan objek (gambar) yang disusun secara beraturan mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Gambar tersebut dapat berupa gambar makhluk hidup, benda mati, ataupun tulisan.


Desain Grafis dan Animasi memiliki hubungan untuk menyampaikan informasi, ide, konsep, ajakandan sebagainya kepada khalayak dengan menggunakan bahasa visual. Baik itu berupa tulisan, foto,ilustrasi dan lainnya. Desain grafis dan Animasi adalah solusi komunikasi yang menjembataniantara pemberi informasi dengan publik, baik secara perseorangan, kelompok, lembaga maupunmasyarakat secara luas yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi visual.

B . DEFINISI ANIMASI DAN DESIGN GRAFIS


DEFINISI DESAIN GRAFIS

Motion graphic adalah pengembangan dari seni desain grafis. Desain Grafis adalah salah satu bentuk seni terapan yang mengkomunikasikan pesan, informasi, ide, konsep, atau ajakan menggunakan bahasa visual. Penerapan desain grafis umumnya ada di dalam dunia periklanan, perfilman, broadcasting, branding, profil perusahaan, dan lain-lain. Desain grafis juga merupakan pemecahan masalah atau solusi komunikasi yang dilakukan desainer untuk memecahkan masalah klien.

Desain grafis mencakup keterampilan mengolah visual, yang didalamnya termasuk tipografi, ilustrasi, fotografi, olah digital, dan layout. Seorang desainer dituntut memiliki kepekaan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar lingkungan, agar karya yang diciptakan mampu memecahkan sebuah masalah yang ada. Sebelum mengeksekusi sebuah desain, para desainer biasanya melakukan sebuah riset atau penelitian tertentu. Setelah itu, untuk menemukan berbagai macam keywords (kata kunci), desainer melakukan brainstorming, mengenai data hasil riset yang sudah dilakukan. Kebanyakan desainer, sebelum mengeksekusi desain lewat proses komputerisasi, terlebih dahulu menuangkan ide-idenya lewat sketsa- sketsa kasar di atas kertas. Proses desain juga melalui beberapa revisi untuk mencapai target yang diinginkan klien.



DEFINISI ANIMASI

Terdapat unsur animasi di dalam motion graphic. Animasi berasal dari bahasa latin, Anima yang berarti memberi nyawa, hidup, jiwa dan semangat. Animasi sendiri memiliki arti sebagai seni memanipulasi gambar menjadi seolah-olah hidup dan bergerak. Animasi juga merupakan sekupulan beberapa gambar yang dirangkai, dengan pergerakan yang cepat dan berkelanjutan atau terus-menerus memiliki hubungan antara satu dengan yang lainnya.

Penjelasan animasi sebagai dasar sebuah seni dalam mempelajari gerakan suatu objek, dan gerakan merupakan sesuatu hal yang paling diutamakan agar suatu objek atau karakter dapat terlihat nyata. Gerakan memiliki hubungan yang erat dalam pengaturan waktu dalam animasi (Maestri & Adindha, 2006).

Menurut Vaughan (2004), animasi adalah usaha untuk membuat presentasi statis menjadi hidup. Animasi merupakan sebuah perubahan visual sepanjang waktu yang memberi kekuatan besar terhadap proyek multimedia dan halaman web yang dibuat. Di dalam multimedia, animasi merupakan penggunaan dari komputer untuk menciptakan gerakan pada layar. Kesimpulan dari pengertian animasi yang sudah ada bahwa, animasi mewujudkan suatu teknik untuk menciptakan sebuah karya audio dan visual yang berdasarkan pada pengaturan waktu dan gambar.


C . JENIS JENIS ANIMASI

Seiring berkembangnya zaman, teknologi sudah semakin canggih dan semakin banyak fim-film animasi, dari Indonesia maupun dari luar negeri. Kali ini kita akan membahas tentang jenis-jenis animasi. Sebelum itu taukah anda, apasih animasi itu? Animasi berasal dari bahasa latin “anima” yang berarti jiwa, hidup, semangat. Sedangkan karakter adalah orang, hewan dan objek nyata lainnya yang dituangkan dalam bentuk gambar 2D maupun 3D. Jadi, animasi adalah gambar yang memuat objek yang seolah-olah hidup. Objek dalam gambar bisa beupa tulisan, bentuk benda, warna dan spesial efek.


1. Animasi 2D (2 Dimensi) & Animasi 3D (3 Dimensi)
Animasi 2D biasa disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata “Cartoon” yang berarti gambar yang lucu. Contoh film kartun yang sering kita jumpai di stasiun TV yaitu: Shinchan, Tom and Jerry, Scooby Doo, Spongebob Squarepants dan lain-lain. Pembuatan


 Animasi 3D semaking berkembang seiring waktu. Animasi 3D adalah pengembangan dari 2D. Dengan animasi 3D, karakter dibuat semakin hidup dan nyata yang mendekati wujud manusia aslinya.
  

2. Animasi Stop-motion & Animasi Cel
Stop Motion adalah cinematic proses atau teknik yang digunakan untuk menjadikan objek yang statik menjadi bergerak. Teknik stop-motion dihasilkan dari pengambilan gambar ojek yang digerakan satu persatu. Animasi ini juga dikenal sebagai claymotion karena menggunakan clay (tanah liat) sebagi objek yang digerakkan. 


Animasi Cel  merupakan animasi tertua dan merupakan bentuk animasi paling popular. Cel yang berasal dari kata “celluloid” adalah materi yang digunakan untuk membuat film gambar bergerak pada tahun-tahun awal animasi.

3. Animasi Frame & Animasi Sprite
Animasi Frame merupakan yang paling sederhana, animasinya dapat diperoleh dari rangkaian gambar yang bergantian ditunjukan, hal ini diukur dalam satuan fps (frame per second). 


Animasi sprite adalah Animasi yang dapat bergerak secara individual, dan objek lainnya hanya sebagai background yang tidak bergerak.

4. Animasi Path &  Morphing
Animasi Path adalah animasi dari objek yang digerakkan mengikuti garis lintasan yang telah ditentukan. Biasanya dalam Animasi Path diberi perulangan animasi, sehingga animasi akan terus berulang. 

Morphing adalah mengubah satu bentuk menjadi bentuk yang lain. Morphing memperlihatkan satu rangkaian frame yang menciptakan gerakan halus dari bentuk pertama yang kemudian mengubah dirinya menjadi bentuk yang lain. Dalam Macromedia Flash animasi jenis ini dilakukan dengan teknik tweening shape.

References     :


* https://id.wikipedia.org/wiki/Animasi
* https://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
* https://id.wikipedia.org/wiki/Desain
* https://www.google.co.id/search?
* https://id.wikipedia.org/wiki/Film_Animasi_2D_dan_3D
* https://su.wikipedia.org/wiki/Animasi#Animasi_Komputer